Cara Riset Keyword untuk Strategi SEO : Panduan Lengkap Pemula

Riset keyword atau riset kata kunci sudah menjadi sebuah kegiatan yang wajib dilakukan jika ingin bersaing dalam dunia internet marketing. Langkah utama sebelum memulai persaingan sekaligus mengetahui peta persaingan itu sendiri, sudah bukan rahasia lagi jika hal ini memang harus dilakukan diawal bahkan sebelum anda menentukan nama domain dan mulai membuat sebuah artikel.

Bisa dibilang, riset kata kunci merupakan seo dasar yang harus dilakukan.

Mengapa..?

Karena dengan melakukan riset kata kunci, maka anda bisa menentukan :
  1. Nama domain, baik menggunakan subdomain maupun Top Level Domain (TLD)
  2. Judul artikel
  3. Anchor text, pada tubuh artikel maupun saat berburu backlink
Sungguh sebuah keuntungan yang sangat menentukan, dengan melakukan riset keyword berarti anda telah meletakkan dasar seo yang sangat kuat, tinggal bagaimana anda mengelolanya kedepan (membuat artikel, setting seo onpage dll).

Banyak cara yang dilakukan oleh para master seo dalam melakukan riset kata kunci, anda boleh menggunakan cara para master seo tersebut namun sebaiknya anda lakukan sedikit eksperimen dengan melakukan penggabungan dari satu master dengan master yang lain. Dengan demikian anda bisa mengukur kemampuan anda dalam melakukan riset kata kunci sendiri.

Sebelum melakukan riset kata kunci, alangkah baiknya anda perhatikan beberapa hal berikut ini :

Temukan Niche Anda

Sebelum benar-benar melakukan riset keyword, yang perlu anda lakukan adalah memilih ceruk. Ceruk yang dimaksud bukan ceruk untuk blog/ website.

Lalu apa..?

Pilih kesukaan anda..

Bekerjalah sesuai dengan kesukaan anda dan segala sesuatu yang berhubungan dengannya. Ini modal yang sangat berharga untuk anda.

Untuk bisa bersaing dengan kompetitor lainnya, anda perlu menambahkan nilai ekstra pada konten yang anda sajikan. Berbicara dan membahas apa yang anda sukai tentu akan lebih mudah apalagi jika ditambah pengetahuan anda yang belum banyak diketahui orang lain, itu akan menjadi keunggulan tersendiri bagi anda dan akan meninggalkan pesaing anda.

Untuk bisa memenangkan persaingan ada dua kunci yang perlu anda ketahui, yang pertama pengalaman pada niche tertentu dan yang kedua adalah gairah anda pada topik tertentu.

Kombinasi kedua hal tersebut merupakan kunci sukses yang bisa membantu anda memenangkan persaingan konten.

Sudahkah anda pilih topik untuk blog anda?

Jika sudah, itu bagus..!

Jika belum, mari kita latihan sedikit cara untuk memilih ceruk dengan mengagumkan dan cepat.

Berpikirlah Tentang Anda

Ini merupakan cara yang efektif untuk mengetahui informasi lebih dalam. Cobalah untuk berpikiran kritis dalam menggali informasi dengan pertanyaan-pertanyaan seperti :
  • Dapatkah anda membantu komunitas internet dengan sesuatu?
  • Apakah anda mempunyai kemampuan unik?
  • Dapatkah anda membuat perbedaan pada sesuatu diluar kebiasaan?
  • Dapatkah anda menyajikan informasi dengan cara yang lebih baik?
  • Dapatkah anda menjadi solusi?

Intinya :

"Jadilah Jenius"

Gali terus pertanyaan-pertanyaan dari pikiran anda untuk mendapatkan sebuah pemikiran yang "jenius" dan jadilah solusi bagi orang lain dengan konten-konten anda.

Riset kata kunci adalah praktek mengidentifikasi frase yang digunakan pada mesin pencari ketika orang mencari informasi, dan biasanya termasuk volume pencarian dan tingkat persaingannya.

Lalu bagaimana cara melakukan riset keyword atau kata kunci ini..?

Pertama-tama, cari kata kunci yang anda incar/ targetkan.

Seperti definisi kata kunci diatas, tentukan sebuah kata yang biasanya akan orang gunakan pada mesin pencari saat mencari informasi.

Mari kita ambil contoh kata "sepatu", tapi jangan anda gunakan kata tersebut langsung untuk menjadi kata kunci. Karena hasil pencarian dari kata "sepatu" masih terlalu luas..


Lihat hasil pencarian dari halaman Google Indonesia diatas, 86.800.000. Sebuah angka yang sangat besar untuk kata kunci "sepatu" dan ini otomatis akan menyulitkan anda untuk bersaing jika tetap memaksakan menggunakan kata kunci tersebut. Selain itu, hasil teratas didominasi oleh toko online raksasa. Apakah kira-kira anda mampu bersaing dengan mereka..?

Lalu bagaimana cara memperkecil tingkat persaingan..?

Cobalah untuk mencari kata tersebut dari sebuah forum, misalnya kita gunakan kaskus sebagai salah satu forum internet terbesar di Indonesia.


Lihat hasil pencariannya, beberapa menampilkan jenis sepatu yang lebih spesifik bukan..? Dengan kata kunci yang lebih spesifik inilah otomatis tingkat persaingan kata kunci akan semakin kecil.

Anda bisa menggunakan website forum yang lain, caranya dengan format kata kunci, tanda plus, dan kata forum seperti berikut

                            "kata kunci" + "forum"


Hasilnya, saya memperoleh beberapa kata kunci lain seperti berikut


Dari seluruh hasil diatas, ada beberapa kata yang bisa menjadi kata kunci potensial seperti "sepatu berkualitas baik dengan harga terjangkau", "sepatu pria dan wanita", "sepatu high heels"

Kategori Kata Kunci

Kebanyakan para pakar seo membagi kata kunci menjadi tiga kategori yaitu Head, Body dan Tail.


Kata Kunci Utama (Head Keywords)

Biasanya terdiri dari satu kata kunci dengan jumlah volume pencarian dan kompetisi yang sangat tinggi (misalnya, "sepatu" atau "baju"). Head keywords biasanya tidak mengkonversi dengan baik, karena hasil pencarian yang tidak spesifik dan terlalu luas.

Body Keywords

Body keywords biasanya terdiri dari 2-3 frase kata yang mendapatkan volume pencarian yang layak (setidaknya 2.000 pencarian per bulan), tetapi lebih spesifik daripada head keywords. Kata kunci seperti "sepatu pria" atau "baju batik" adalah contoh dari body keywords. Biasanya body keywords memiliki persaingan lebih rendah dari head keywords, tetapi masih bisa sangat kompetitif.

Long Tail Keywords

Long tail keywords, memiliki 4 atau lebih frase kata yang biasanya sangat spesifik. Frasa seperti "sepatu kulit asli untuk pria" dan "baju batik pekalongan asli" adalah contoh long tail keywords. Meskipun mereka tidak mendapatkan banyak volume pencarian individual - ketika ditambahkan bersama-sama akan membuat hasil pencarian yang cukup besar.

Kebanyakan pakar seo menyarankan untuk menggunakan body keywords dan long tail keywords

Mengapa?

Seperti yang sudah dijelaskan pada gambar, head keywords sangat kompetitif dan tidak memberikan konversi yang bagus.

Body keywords sangat cocok digunakan karena sekaligus bekerja untuk dua tujuan yaitu pencari informasi dan mengetahui tingkat persaingan/ kompetisi. Ketika anda mengoptimalkan halaman disekitar body keywords, biasanya secara otomatis akan mendekati long tail keywords.

Dengan kata lain, ketika anda mengoptimalkan body keywords anda cenderung menggunakan long tail keywords secara alami dengan panjang frase 5-12 pencarian kata.

Karena long tail keywords biasanya lebih mudah untuk menentukan peringkat daripada head dan body keywords untuk itu banyak yang mengoptimalkan seo menggunakan long tail keywords. Meskipun long tail keywords bagus untuk konversi tetapi long tail keywords bukan berarti tidak memiliki masalah.

Masalah Besar untuk Long Tail Keywords

Ingat bahwa setiap Long Tail Keyword mungkin hanya mendapatkan 100-1000 pencarian per bulan. Yang berarti - untuk mendapatkan banyak lalu lintas mesin pencari dari long tail keywords - anda perlu untuk meningkatkan puluhan (atau bahkan ratusan) artikel. Dan masing-masing perlu dioptimalkan, tiap-tiap long tail keyword. Dan pola seperti ini bisa saja mengandung risiko serius, hukuman Google Panda.

Kesimpulan
Jangan menggunakan kata kunci utama untuk menentukan keyword yang anda bidik, gali lebih dalam dengan pertanyaan yang bisa anda buat dari kata kunci utama tersebut. Dan jangan menggunakan saran dari Google Keyword Planner secara mentah-mentah.

Long tail keywords lebih masuk akal untuk digunakan, dengan tingkat persaingan dan pengunjung yang sedikit tetapi benar-benar tertarget. Anda mempunyai kesempatan menguasai ceruk pasar yang sempit dan menjadi rujukan bagi pengunjung.

Pelajari lebih lengkap cara menggunakan Google Keyword Planner supaya anda bisa memaksimalkan penggunaan tools yang disediakan dan menemukan keyword potensial untuk anda.
Bekti Nugroho G.S
Info Trik SEO Updated at: 12:46 AM

Tutorial Cara Menggunakan Google Adwords Keyword Planner

Proses melakukan riset kata kunci sepertinya akan mengalami kesulitan atau kendala jika tidak ada bantuan dari Google Adwords Keyword Planner. Tools gratis dari Google ini sebelumnya bernama Google Keyword Tools, lalu berganti nama menjadi Google Adwords Keyword Planner atau biasa disebut dengan Google Keyword Planner saja.

Penggunaan Google Keyword Planner sebenarnya ditujukan untuk adword, yaitu riset keyword untuk memasang iklan di Google. Namun ternyata cukup bagus juga digunakan sebagai acuan mengetahui tingkat persaingan dan volume pencarian sebuah kata kunci. Untuk itulah, banyak pelaku seo yang menggunakan tool gratis dari Google ini. Bagaimana cara menggunakannya dengan maksimal? Cekidot..

Langkah #1 : Buka Google Keyword Planner

1. Untuk bisa menggunakan Google Keyword Planner anda harus mempunyai akun google adwords (gunakan email google (gmail) untuk login). Jika belum punya, sebaiknya anda buat dulu dengan mengikuti langkah-langkahnya. Catatan : Anda tidak perlu melakukan kampanye (memasang iklan) untuk bisa menggunakan GKP, tetapi anda perlu melakukan setup saat pendaftaran.

cara menggunakan google keyword planner dengan maksimal


2. Login ke Google Adwords. Klik "Tools" pada toolbar lalu pilih "Keyword Planner".

cara menggunakan google keyword planner dengan maksimal


3. Anda akan diberi 3 pilihan tools yang berbeda pada Google Keyword Planner.

cara menggunakan google keyword planner dengan maksimal

Anda hanya perlu 3 alat bantu ini untuk fokus pada SEO riset keyword.
  • Search for new keywords using a phrase, website or category
  • Get search volume data and trends
  • Multiply keyword lists to get new keywords
Sekarang saatnya bagaimana cara menemukan kata kunci yang bagus menggunakan Google Keyword Planner.

Langkah #2 : Pilih Alat Bantu Anda

Berikut adalah bagaimana menggunakan tiga alat dalam Planner Google Keyword yang akan memberi daftar kata kunci yang fantastis untuk kampanye SEO anda.

Search for new keywords using a phrase, website or category

Perlu diingat bahwa kata kunci yang anda dapatkan dari alat ini biasanya sangat erat berdasarkan kata kunci awal yang anda masukkan ke dalamnya (GKP tidak menghasilkan usulan/ gagasan kata kunci yang benar-benar baru).

Bila anda memilih "
Search for new keywords using a phrase, website or category", akan muncul menu dengan daftar pilihan sebagai berikut :

cara menggunakan google keyword planner dengan maksimal

Mari kita bahas setiap pilihan tersebut :

Enter one or more of the following

cara menggunakan google keyword planner dengan maksimal

Ini adalah pilihan yang benar-benar penting. Nilai yang anda dapatkan dari GKP sebagian besar didasarkan pada informasi yang anda masukkan di sini. Berikut adalah cara untuk mendapatkan hasil maksimal dari itu :

Your product or service : Ini tempat di mana anda memasukkan "kata kunci awal" yang anda bidik. Jangan memasukkan kata kunci yang luas seperti "bunga" atau anda akan mendapatkan daftar Head Keyword yang super-kompetitif. Saya sarankan memasuki 1-3 kata kunci di sini, masing-masing dalam Niche Market yang sedikit berbeda. Misalnya, jika Anda menjalankan situs e-commerce mengenai kue kering, anda bisa memasukkan kata kunci seperti "makanan penutup tanpa gluten" dan "kue berkarbohidrat rendah" di sini.

Your landing page : Disini lebih diutamakan bagi pengguna Adwords. Tapi kadang-kadang Anda dapat menemukan beberapa kata kunci yang solid di sini menggunakan homepage situs anda atau artikel dari situs anda.

Your product category : Disini memungkinkan anda untuk mengakses database internal Google untuk kata kunci dengan kategori yang berbeda. Anda kadang-kadang dapat menemukan kata kunci di sini yang mungkin terlewat oleh anda. Ini sangat bernilai dan perlu dicoba jika anda tidak dapat menemukan kata kunci menggunakan dua pilihan sebelumnya.

Setelah anda memasukkan informasi anda ke dalam satu - atau ketiga - pilihan, saatnya untuk lanjut ke pilihan "Target". 

Targeting 

cara menggunakan google keyword planner pentargetan

Pen-target-an merupakan hal sederhana, anda hanya perlu memilih negara, bahasa dan mesin pencari yang akan anda gunakan untuk memasarkan.

Pilihan ini secara otomatis diatur untuk target orang-orang dengan bahasa Inggris di Amerika yang melakukan pencarian di Google. Jika itu audiens target anda (kebanyakan begitu), anda dapat memilih atau membiarkan pilihan ini secara default-nya.

Tapi misal anda berbasis di Jerman, maka anda dapat mengubah negara menjadi "Jerman" dan bahasa menjadi "Jerman" juga.

Opsi/ pilihan terakhir disebut "kata kunci negatif" :

cara menggunakan google keyword planner negative keywords

Kata kunci negatif adalah kata kunci yang tidak ingin anda gunakan ketika beriklan. Ini adalah fitur lain yang hanya berlaku untuk Adwords.

Bekti Nugroho G.S
Info Trik SEO Updated at: 8:06 PM

Tentang | Kontak | Privacy Policy | Arsip
Copyright © 2017- Info Trik SEO - Powered by Blogger